INDIKATOR BENSIN OTOMATIS

Tegang Terus

2903amper-bensin-gt-1.jpgSebagian pemilik motor mungkin bertanya-tanya, kenapa jarum indikator bensin di panel spidometer ada yang ON atau tegang terus. Tapi ada juga yang mesti fungsikan kunci kontak ke posisi ON, baru indikator memberi informasi volume bensin di dalam tangki.

Pertayaan ini cukup beralasan, khususnya buat orang yang awam soal teknisnya. Apalagi buat mereka yang ingin coba melakukan perubahan alias memodifikasi. Bisa apa nggak ya saling tukar?

Dijawab lugas oleh Sarwono Edhi, Technical Service Devision, PT Astra Honda Motor (AHM). Coba mencontohkan perbedaan indikator bensin Honda Vario lama dengan Vario CBS Techno.2904amper-bensin-gt-2.jpg

“Vario lama pakai fuel movenment with return magnet (FMWRM). Sedang Vario CBS Techno sudah pakai fuel movement no return magnet (FMNRM). Makanya jarum indikator penujuk volume bensin tetap pada posisinya meski kunci kontak sudah di posisi OFF,” jelas bapak berkantor di Tipar, Cakung, Jakarta Timur, ini.

Dipertegas Sarwono lagi, perbedaan kedua peranti ini sudah mulai terlihat dari bentuk part pelampungnya. Yang FMNRM, rumah pelampung didukung papan PCB berikut susunan alur sensor massa setrum. Sementara indikator tipe FMWRM jauh lebih sederhana, lantaran hanya didukung pelat penghantar arus massa.

“Selain itu juga, jumlah kabel yang terhubung dari pelampung ke indikator bensin memiliki perbedaan. Kalau FMWRM pakai 2 kabel, sementara FMNRM didukung 3 kabel. Dimaksudkan agar arus dari aki benar-benar berfungsi baik,” lanjutnya.

Perbedaan lain paling mencolok juga tampak pada rangkaian komponen di rumah indikator bensin. Misal indikator bensin tanpa magnet pengembali didukung 1 resistor. Sedang ampere bensin dengan magnet pengembali punya 2 resitor terpasang di luar lilitan dan magnet.

“Oleh sebab itu, dua susunan komponen indikator bensin ini tidak bisa saling tukar. Kecuali kalau semuanya ingin diubah, mulai dari rumah pelampung, kabel dan indikator bensin di panel spidometer,” wanti pria berkacamata itu.

Ardhi Bridjal Hanafi alias Mas Boy mewakili mekanik bengkel non resmi juga mengakui itu. Katanya, tidak bisanya komponen ini bisa saling tukar.

“Kalau melakukan perubahan tidak bisa cuma satu komponen saja. Pemilik motor harus beli satu set ampere bensin tipe FMNRM atau FMWRM. Tak cuma itu, kabelnya juga diganti biar susunanya pas,” tegas mekanik di Pondok Sukatani Permai, Jl. Marquisa VII, No. 4, Cimanggis, Depok.

Dikutip dari MotorPlus

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: